Thursday, October 11, 2018

Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019

Bismillah, Pada kesempatan kali ini Zagim akan menuliskan warta ihwal Kebijakan pelaksanaan UN tahun 2019. Kebijakan ini berdasarkan rapat koordinasi persiapan UNBK di Jakarta tanggal delapan Oktober tahun 2018. Ada tiga agenda penting dalam pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2019 yang dipaparkan melalui kebijakan ini yaitu Kebijakan Berbasis Standar, kebijakan UN, dan Helpdesk.

id akan menuliskan warta ihwal Kebijakan pelaksanaan UN tahun  Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019
1. KEBIJAKAN BERBASIS STANDAR.

Pada kebijakan standar Nasional dijelaskan bahwa SNP sebagai Kriteria MInimal. Maksudnya yaitu Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Perlu diketahui juga ihwal Interaksi SNP, Kurikulum, Buku Teks, Guru, dan Ujian Nasional, jelasnya berikut Zagim tuliskan.

  1. Empat SNP SKL, SI, Std. Proses dan standar Penilaian menjadi contoh pengembangan kurikulum
  2. Kurikulum : KI dan KD dalam struktur kurikulum mengacu pada SKL dan SI
  3. Buku teks mengacu pada KI, KD, dan lingkup materi.
  4. Guru melaksanakan penilaian melalui Classroom Assessment
    ▪ Satuan pendidikan melaksanakan penilaian melalui School Assessment
  5. UN : Pemerintah melaksanakan penilaian pendidikan melalui Ujian Nasional (UN)

Selanjutnya ihwal Kebijakan Kewenangan Pengembangan SNP, Dokumen Kurikulum dan penilaian. pada kebijakan ini Zagim tidak menuliskan, Guru bisa memahami sendiri melalui gambar di bawah ini

id akan menuliskan warta ihwal Kebijakan pelaksanaan UN tahun  Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019

1. KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL

Berikut ini Zagim tuliskan ihwal Ujian Nasioal dan Pendidikan Karakter. Menurut mantan mendikbud bapak Anies Baswedan Pelaksanaan Ujian Nasional bukan hanya sebagai bentuk tanggungjawab konstitusional, tetapi juga tanggungjawab moral.
Sedangkan menurut Mendikbud bapak Muhadjir Effendy Ujian atau penilaian bagi anak didik yaitu bab dari pendidikan. Maka hindarkan dan cegah semua upaya yang mengarah pada ketidakjujuran, alasannya yaitu itu terperinci akan mengingkari hakekat pendidikan.

Bagaimana standar penilaian UN 2019 ? jawabannya penilaian dilaksanakan oleh guru dan sekolah secara Internal yakni guru cenderung menguji apa yang sudah diajarkan. Sedangkan Penilaian Pemerintah (eksternal) yaitu pemerintah menguji apa yang mesti dikuasai akseptor didik

Peta Jalan UN dan Penilaian Pendidikan Tahun 2019. Sebagaimana kita ketahui Ujian Nasional tahun 2018 tidaklah memilih kelulusan. Apabila akseptor didik tidak lulus maka siswa melaksanakan Ujian perbaikan. Selain itu penilaian UN 2018 bab dari proses pendidikan, lebih fleksibel dalam pelaksanaannya.

Soal UN 2019 bersifat Penalaran (HOTS) alasannya yaitu :
• Hasil UN sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan
• Tercapainya sistem penilaian pendidikan nasional yang credible, acceptable dan accountable

Untuk lebih jelasnya lihat gambar Peta Jalan UN dan Penilaian Pendidikan dari tahun 2005 hingga 2018 dibawah ini.

id akan menuliskan warta ihwal Kebijakan pelaksanaan UN tahun  Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019

Adapun Kebijakan UN tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan kebijakan UN tahun 2018, Yang menjadi Perbedaan yaitu pada Jadwal dan proyeksi akseptor UN. Semoga dipahami

Moda Ujian Untuk UN tahun 2019 mengutamakan UN berbasis Komputer (UNBK). Sedangkan UN berbasis kertas dan pensil atau UNKP hanya masalah tertentu saja. UNBK dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan (Provinsi/Kab/Kota) menetapkan satuan pendidikan pelaksana UNBK yang menerapkan pola resource sharing. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah

id akan menuliskan warta ihwal Kebijakan pelaksanaan UN tahun  Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019

Selanjutnya Zagim tuliskan ihwal Sistem PENDAFTARAN PESERTA UN DARI PENDIDIKAN FORMAL. Untuk Sekolah, dan Sekolah keagamaan melalui aplikasi dapodik, sedangan Madrasah melalui Aplikasi EMIS. Berikutnya Pendaftaran akseptor UN dari Pendidikan Kesetaraan dan Sekolah Rumah lihat gambar dibawah

id akan menuliskan warta ihwal Kebijakan pelaksanaan UN tahun  Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019

Prosenya Penyelenggara mendaftarkan ke Satuan Pendidikan Formal atau Pendidikan Kesetaraan. Satuan pendidikan memproses sesuai dengan ketentuan pada satuan pendidikan formal atau pendidikan kesetaraan

Isu Strategis Terkait dengan Pendataan UN 2019

1.Pemutakhiran data akseptor didik pada kelas selesai SMP/MTs sederajat dan SMA/MA sederajat

2.Pilihan mata pelajaran untuk siswa SMA/MA (berbasis individu)

a. IPA : Fisika, Kimia, atau Biologi
b. IPS : Geografi, Sosiologi, atau Ekonomi
c. Bahasa : Antropologi, Sastra Indonesia atau Bahasa Asing (Mandarin, Jepang, Arab, Jerman atau Perancis)

3.Data satuan pendidikan pelaksana UN

a. Status akreditasi
b. Moda UNBK
c. Moda UNKP
d. Mandiri
e. Bergabung

4.Data Peserta UN
5.Data Pengawas
6.Data proktor
7.Data teknisi

SOAL UJIAN NASIONAL 2019

1. Soal UN berorientasi kepada pikiran sehat (HOTS)
2. Bentuk soal pilihan ganda
3. Bentuk soal isian singkat untuk Matematika Sekolah Menengan Atas sederajat

Soal-soal UN terdiri dari 3 level:
1. level 1 (pemahaman) sebanyak 25-30 %,
2. level 2 (aplikasi) sebanyak 50-60 %,
3. level 3 (penalaran) 10-15 %. ➔ HOTS

Berikut Zagim tuliskan ihwal arti Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang merupakan bentuk soal UN tahun 2019. kemudian pertanyaannya Mengapa asesmen di Indonesia diarahkan ke model asesmen (HOTS)?

1. HOTS merupakan kemampuan berpikir yang tidak hanya sekedar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melaksanakan pengolahan (recite).

2. Tujuan model HOTS dalam asesmen yaitu untuk mendorong siswa melaksanakan pikiran sehat tingkat tinggi sehingga tidak terpaku pada satu pola balasan yang dihasilkan dari proses hapalan, tanpa mengetahui konsep keilmuan.

3. HOTS merupakan salah satu tuntutan keterampilan dalam pembelajaran kurun 21, yakni berpikir kritis, kreatifitas, komunikasi, dan kolaborasi.

4. Anak-anak kita tidak akan berdaya saing jikalau di sekolah mereka tidak dilatih kecakapan hidup kurun 21. Diantaranya yaitu membuat perbandingan, membuat analisis data, membuat kesimpulan, menuntaskan dilema dan menerapkan pengetahuan mereka pada konteks kehidupan nyata.

5. Asesmen dengan model HOTS ini dilakukan untuk mengejar keterbelakangan bangsa Indonesia di tingkat internasional, khususnya hasil PISA (Program for International Student Assessment).

Bagi guru yang ingin membuat soal hots, perhatikan ihwal Prinsip-prinsip penyusunan soal yang mengarah kepada HOTS di bawah ini

1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, meminimalkan aspek mengingat dan memahami.
2. Berbasis permasalahan kontekstual
3. Stimulus menarik.

Kontekstual artinya soal harus memakai konteks dunia nyata. Penyajian masalah kasatmata memungkinkan akseptor didik melaksanakan proses menelaah aneka macam informasi.

Stimulus yang menarik sanggup berupa beberapa warta sanggup berupa gambar, grafik, tabel, wacana dll yang mempunyai keterkaitan dalam sebuah kasus.Stimulus hendaknya menuntut kemampuan menginterpretasi, mencari hubungan, menganalisis, menyimpulkan, atau menciptakan.

Prinsip kontekstual dan stimulus itu yang belum diterapkan dengan benar dalam penyusunan soal UN Matematika SMA.

• Misalnya soal terkait dengan jumlah garam NaCI yang ada dalam 1 ton bola salju. Demikian juga soal ihwal dadu yang diputar 600 kali atau waktu yang dibutuhkan oleh paku untuk karam dalam agar-agar.

• Soal-soal tersebut terperinci di luar konteks. Negara kita merupakan negara tropis, tidak pernah ada salju. Demikian juga, apa manfaat dari memutar dadu samai 600 kali. Agar-agar itu masakan pencuci mulut, masa sih, paku ditenggelamkan dalam agar-agar. Konteks apa yang dipakai?

Kebijakan asesmen yang mengarah kepada HOTS perlu diimbangi dengan kemampuan guru dalam menyusun soal yang bersifat HOTS. Program in-house pembinaan bagi guru-guru perlu diintensifkan.

Berikut yaitu contoh PENGISIAN JAWABAN SOAL ISIAN SINGKAT MATEMATIKA SMA/MA/SMK/PAKET C DI LJUN 2019

id akan menuliskan warta ihwal Kebijakan pelaksanaan UN tahun  Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019

CONTOH SOAL PENALARAN MATEMATIKA Sekolah Menengan Atas HOTS UN 2019

1. Dalam suatu kelas terdapat 22 siswa. Guru mengadakan ulangan matematika. Hasil ulangan siswa diperoleh rata-rata 5 dan jangkauan 4. Bila nilai seorang siswa yang paling rendah dan nilai seorang siswa yang paling tinggi tidak disertakan, nilai rata-rata menjelma 4,9. Nilai siswa yang paling rendah dan paling tinggi tersebut berturut-turut yaitu ….

A. 2 dan 6
B. 3 dan 7
C. 4 dan 8
D. 5 dan 9
E. 6 dan 10
Kunci: C

Untuk klarifikasi lengkap ihwal Helpdesk Kebijakan UN 2019 silahkan download file lengkapnya melalui tautan yang admin sematkan dibawah,

FILE KEBIJAKAN UN TAHUN 2019 PDF, UNDUH

Berikut file penting lainnya terkait dengan pelaksanaan UN tahun 2019, jikalau membutuhkan silahkan unduh melalui tautan dibawah, jikalau tidak abaikan saja.

FILE EVALUASI INFRASTRUKTUR UNBK 2018 dan RENCANA INFRASTRUKTUR UNBK 2019 PDF, UNDUH

PEMANFAATATAN WEB UNBK 2019 PDF, UNDUH

Ini saja goresan pena Zagim ihwal Kebijakan Ujian Nasional Tahun 2019. Semoga bermanfaat bagi Sekolah sebagai persiapan UN tahun pelajaran 2018/2019.

1 comment:

  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
    Promo Fans**poker saat ini :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
    Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^

    ReplyDelete