Tuesday, September 11, 2018

Rpp K13 Revisi 2018 Terintegrasi Literasi, Ppk, 4C Dan Hots

Update 11 September 2018. Tahukan anda bapak dan ibu guru? Rpp k13 edisi 2018 ketika ini lebih fokus kepada keterampilan kala 21 dimana pembelajaran penerima didik diarahkan ke Literasi, pendidikan Karakter, Hots dan 4C. Untuk klarifikasi dan format rpp k13 revisi 2018 telah admin bagikan postingannya di bawah ini. Semoga bermanfaat

Update juli 2018 - rpp k13 Revisi 2017 tahun 2018 telah tersedia yakni kelas 3 dan 6 sd. untuk lebih jelasnya silahkan lihat perangkat pembelajaran k13 sd revisi 2018. Contoh RPP silahkan lihat preview penampakkan ringkas dibawah ini.

download rpp k13 revisi 2017 SD, SMP, SMA, Sekolah Menengah kejuruan REVISI 2017 - KLIK DISINI

Sahabat guru Indonesia, Pada postingan kali ini izinkanlah kami menyebarkan Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 Revisi 2017. Informasi ini cukup penting diketahui oleh rekan-rekan guru Indonesia khususnya bagi anda yang mengajar pada sekolah yang telah melaksanakan Kurikulum 2013 tahun ini. Pada postingan ini selain kami pribadi memperlihatkan Contoh RPP k13 revisi terbaru 2017, artikel ini juga akan menjelaskan beberapa perbedaan pada RPP K13 revisi tahun 2017. Apa saja itu, berikut penjelasannya.

Sahabat guru, rpp k13 revisi 2017 sd, smp, dan sma ketika ini sudah kami sediakan secara lengkap disertai dengan silabus terbaru yang dibentuk oleh guru profesional.

perlu diketahui untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti & PPKN k13 revisi Kompetensi Inti nya ada 4 (empat) sedangkan materi pokok ada 3 (tiga) yaitu kelas 7, 8 , 9. Bagi bapak dan ibu guru yang membutuhkan silahkan unduh melalui tautan yang kami sematkan dibawah

Pertama, berikut yakni poin penting atau penejelasan singkat Perbedaan RPP K13 Edisi Revisi 2017 Dengan RPP K13 Revisi 2016. Kurikulum 2013 kini sudah direvisi lagi untuk tahun 2017. Revisi K13 Tahun 2017 tidak terlalu signifikan, namun perubahan di fokuskan untuk meningkatkan hubungan atau keterkaitan antara kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD).

Sedangkan dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 revisi 2017, yang dibentuk harus muncul empat macam hal yaitu; PPK, Literasi, 4C, dan HOTS sehingga perlu kreatifitas guru dalam meramunya.

Perbaikan atau revisi Kurikulum 2013 tahun 2017 Adalah sebagai berikut :

Mengintergrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) didalam pembelajaran. Karakter yang diperkuat terutama 5 karakter, yaitu: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Mengintegrasikan literasi; keterampilan kala 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan Collaborative);

Mengintegrasikan HOTS (Higher Order Thinking Skill).

Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan banyak sekali acara dan kegiatan pendidikan abjad yang sudah dilaksanakan hingga sekarang. Pengintegrasian sanggup berupa :

  • Pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah (masyarakat/komunitas);
  • Pemaduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler;
  • Pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat;
Perdalaman dan ekspansi sanggup berupa:
  • Penambahan dan pengintensifan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pengembangan abjad siswa,
  • Penambahan dan penajaman kegiatan mencar ilmu siswa, dan pengaturan ulang waktu mencar ilmu siswa di sekolah atau luar sekolah;
  • Penyelerasan sanggup berupa penyesuaian kiprah pokok guru, Manajemen Berbasis Sekolah, dan fungsi Komite Sekolah dengan kebutuhan Gerakan PPK.
Penjelasan Singkat wacana Gerakan Literasi Sekolah

Pengertian Literasi dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah yakni kemampuan mengakses, memahami, dan memakai sesuatu secara cerdas melalui banyak sekali acara antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menyebabkan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis, namun meliputi keterampilan berpikir memakai sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Literasi sanggup dijabarkan menjadi ;

  1. Literasi Dini (Early Literacy),
  2. Literasi Dasar (Basic Literacy),
  3. Literasi Perpustakaan (Library Literacy),
  4. Literasi Media (Media Literacy),
  5. Literasi Teknologi (Technology Literacy),
  6. Literasi Visual (Visual Literacy).

Keterampilan kala 21 atau diistilahkan dengan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation).

Inilah yang sebenarnya ingin kita tuju dengan K-13, bukan sekadar transfer materi. Tetapi pembentukan 4C. Beberapa pakar menjelaskan pentingnya penguasaan 4C sebagai sarana meraih kesuksesan, khususnya di Abad 21, kala di mana dunia berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Penguasaan keterampilan kala 21 sangat penting, 4 C yakni jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar pengusaan hardskill.

Higher Order of Thinking Skill (HOTS) yakni kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Kurikulum 2013 juga menuntut materi pembelajarannya hingga metakognitif yang mensyaratkan penerima didik bisa untuk memprediksi, mendesain, dan memperkirakan. Sejalan dengan itu ranah dari HOTS yaitu analisis yang merupakan kemampuan berpikir dalam menspesifikasi aspek-aspek/elemen dari sebuah konteks tertentu; penilaian merupakan kemampuan berpikir dalam mengambil keputusan menurut fakta/informasi; dan mengkreasi merupakan kemampuan berpikir dalam membangun gagasan/ide-ide.

Maka mustahil lagi memakai model/metode/strategi/pendekatan yang berpusat kepada guru, namun kita perlu mengaktifkan siswa dalam pembelajaran (Active Learning). Khusus untuk PPK merupakan acara yang rencananya akan diadaptasi dengan 5 hari mencar ilmu atau 8 jam sehari sedangkan untuk 2 hari merupakan pendidikan keluarga.

 ketika ini lebih fokus kepada keterampilan kala  RPP k13 Revisi 2018 Terintegrasi Literasi, PPK, 4C dan Hots

COntoh RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017

Seperti yang telah kami tuliskan diatas perbedaan revisi kurikulum 2013 tahun 2017 dengan rpp revisi tahun 2016, maka berikut kami bagikan misalnya dan juga filenye yang bisa bapak dan ibu download secara gratis melalui tautan yang kami sematkan dibawah.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
TEMATIK TERPADU


                                    Sekolah                       :           SDN 14 Rambang Dangku                                                                             Kelas/Semester            :           IV/2(dua)
                                    Tema                           :           6. Cita - Citaku
                                    Subtema                      :           2. Hebatnya Cita - Citaku
                                    Pembelajaran ke          :           6
                                    Alokasi Waktu            :           6 x 35 menit (1 kali pertemuan)

A.      Kompetensi Inti (KI)

1.      Menerima, menjalankan dan menghargai fatwa agama yang dianutnya.
2.      Memiliki sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3.      Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya menurut rasa ingin tahu wacana dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dalam  bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan sikap anak beriman dan berakhlak mulia.

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6 Menggali isi dan amanat puisi yang disajikan secara ekspresi dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan

3.6.1. Mendiskusikan isi dan amanat puisi yang disajikan secara ekspresi dengan tujuan untuk kesenangan.
3.6.2. Menyimpulkan isi dan amanat puisi yang disajikan secara tertulis dengan tujuan untuk kesenangan.
4.6 Melisankan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna sebagai bentuk ungkapan diri

4.6.1 Meniru pola pengucapan puisi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
4.6.2 Melatih pengucapan  puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna sebagai bentuk ungkapan diri.
4.6.3  Mendemonstrasikan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna sebagai bentuk ungkapan diri

SBdP

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi

3.3 Mengetahui gerak tari kreasi daerah

3.3 Menyebutkan macam – macam tari kreasi daerah.
3.3 Memasangkan  gambar gerak tari kreasi tempat dengan nama tarian tersebut.

4.3 Meragakan gerak tari kreasi daerah
4.3.1 Melatih gerak tari kreasi tempat
4.3.2 Menampilkan gerak tari kreasi daerah


Karakter  : Disiplin, Kerjasama, syukur

A.  Tujuan Pembelajaran
1.    Setelah membaca puisi , siswa sanggup mendiskusikan isi dan amanat puisi yang disajikan secara lisan.
2.    Siswa sanggup menyimpulkan isi dan amanat puisi yang disajikan secara tertulis dengan tepat.
3.    Siswa dapat  menirukan pola pengucapan puisi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi dengan  tepat.
4.    Siswa sanggup melatih pengucapan  puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
5.    Siswa sanggup mendemonstrasikan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna di depan kelas.
6.    Siswa sanggup menyebutkan macam – macam tari kreasi tempat sehabis membaca teks secara mandiri.
7.    Siswa sanggup memasangkan  gambar gerak tari kreasi tempat dengan nama tarian tersebut dengan tepat.
8.    Siswa sanggup melatih gerak tari kreasi tempat secara berkelompok dengan tekun.
9.    Siswa sanggup menampilkan gerak tari kreasi tempat secara berkelompok dengan serasi.


B.       Materi Pembelajaran.

1.    Puisi anak
2.    Teknik pengucapan puisi.
3.    Tari tempat di Indonesia.

C.  Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran: Tanya jawab, diskusi, Cooperative Learning, demonstrasi.
Pendekatan Pembelajaran:Saintifik


D.  Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan

1.      Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.
2.      Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah seorang siswa. Siswa yang diminta membaca doa yakni siswa yang hari itu dating paling awal ( Menghargai kedisiplinan siswa )
3.      Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap ketika dan keuntungannya bagi tercapainya cita – cita.
4.      Menyanyikan Lagu Garuda Pancasila. Guru memperlihatkan penguatan wacana pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.
5.      Siswa diminta untuk mengusut kerapian diri dan kebersihan kelas
6.      Siswa memperhatikan klarifikasi guru wacana tujuan, manfaat dan acara pembelajaran yang akan dilakukan.
7.      Siswa menyimak klarifikasi guru wacana pentingnya sikap disiplin, kerjasama, danmandiri yang akan dikembangkan dalam pembelajaran.

8.      Pembiasaan membaca 15 menit dimulai dengan guru menceritakan wacana kisah masa kecil salah satu tokoh dunia ( Misal : Ibnu Sina, Isaac Newton , dll).

Sebelum membacakan buku, guru menjelaskan tujuan kegiatan literasi dan mengajak siswa mendiskusikanpertanyaan-pertanyaan berikut:
-       apa yang tergambar pada sampul buku?
-       apa judulbuku?
-       kira-kira buku ini menceritakan apa?
-       pernahkah kau membaca judul ibarat itu?
-       apa saja yang kau ingin ketahui dari buku ini?
· Guru  membacakan kisah pada buku dan  menunjukkan ekspresi dan intonasi yang sesuai. Siswa menyimak dengan seksama.
· Setelah guru membacakan buku, siswa diminta menuliskan kesimpulan / ringkasan kisah pada selembar kertas berwarna.
9.      Menyegarkan suasana kembali dengan menyanyikan Lagu Aku Seorang Kapiten. Berikan penguatan bahwa cita – cita, apapun itu harus di capai dengan kerja keras.

30 menit
Kegiatan inti

1.             Sebelum memulai pembelajaran, guru menampilkan  gambarseorang perawat yang sedang merawat pasien. Siswa diminta mengamati.
2.             Siswa mengamati gambar yang terdapat pada halaman pertama pembelajaran wacana barisan polisi yang berdiri tegak dalam sebuah upacara. Dengan bimbingan guru, siswa membahas wacana sosok seorang polisi dan pengabdiannya kepada masyarakat alasannya yakni tugasnya menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.
3.             Guru sanggup memperlihatkan beberapa pertanyaan untuk menstimulus ketertarikan siswa wacana topik Cita-Citaku Contoh pertanyaan:
a. Pernahkah kau bertemu seorang polisi?
a. Bagaimanakah perasaanmu ketika bertemu seorang   polisi?
b.                        Apakah ada diantara kalian yang bercita-cita menjadi polisi?
4.             Siswa menyimak klarifikasi guru, bahwa hari ini akan mempelajari Puisi dan Budaya tari tempat di Indonesia
5.            Siswa mengamati beberapa gambar kegiatan yang merupakan kiprah polisi dalam pengabdiannya kepada masyarakat.
6.             Siswa kemudian mencoba menceritakan gambar-gambar tersebut dengan sahabat sebangkunya secara bergantian. Siswa kemudian mengamati gambar-gambar tersebut dan menjawab beberapa pertanyaan yang terdapat pada halaman 100.
7.             Siswa difasilitasi untuk mengajukan pertanyaan terkait gambar yang diamati.
8.             Siswa diajak berdiskusi wacana macam – macam jenis pekerjaan yang dicita – citakannya.
9.             Guru menyajikan puisi di depan kelas, siswa diminta mengamati.
10.         Siswa diminta mendiskusikan isi dan amanat puisi tersebut di kelompok.
11.         Siswa dibagikan lembar kerja berupa table dan diminta mengisi wacana isi dan amanat puisi menurut hasil diskusi kelompok sebelumnya.
12.         Siswa diingatkan guru untuk selalu memperlihatkan sikaf bekerjasama dengan baik dalam kelompok.
13.         Siswa menyimak pembacan puisi oleh guru dengan tekun, memperhatikan cara pengucapannya yang tepat.
14.         Siswa menirukan pembacaan puisi sebagaimana yang telah dicontohkan oleh guru dengan sebaik – baiknya.
15.         Siswa menciptakan puisi sendiri dengan tema Cita – Cita.
16.         Guru membimbing siswa untuk menciptakan puisi dengan baik.
17.         Siswa yang sanggup menuntaskan menciptakan puisi dengan sempurna waktu mendapat reward pin dari guru.
18.         Siswa melatih membacakan puisi yang telah dibuatnya di kelompoknya masing – masing dan setiap anggota kelompok saling membantu membetulkan atau memperlihatkan masukan  jikalau ada pengucapan yang kurang tepat.
19.        Siswa kemudian membacakan puisi hasil karyanya di depan kelas dengan percaya diri
20.        Guru mengajak siswa menyaksikan tayangan video tari Baksa Kembang, khas Kalimantan Selatan.
21.        Siswa diajak bersyukur atas beragamnya kekayaan budaya Indonesia yang dilimpahkan Tuhan YME pada bangsa Indonesia.
22.        Siswa mempertunjukkan hasil kerja kelompoknya untuk menarikan tari hasil kreasi kelompok yang merupakan kreasi dari tempat di Indonesia. Siswa berlatih kembali beberapa gerakan hasil kreasinya dengan mengikuti irama dan ketukan dari musik pengiring tarian tersebut. Siswa bekerja sama dengan kelompoknya biar menghasilkan harmoni yang indah.
23.        Tiap kelompok secara bergantian menampilkan kreasinya dengan kerjasama yang baik.
24.         Siswa menyimak penguatan guru bahwa untuk mencapai cita – cita haruslah disiplin dalam mencar ilmu dan selalu berdoa kepada Tuhan YME serta selalu bersyukur atas segala karunia pada bangsa Indonesia.
25.         Siswa bermain “ semut – gajah “
165 menit
Penutup
1.          Siswa bersama guru melaksanakan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung ;
·  Apa saja yang telah dipahami siswa?
·  Apa yang belum dipahami siswa?
·  Bagaimana perasaan selama pembelajaran?.
2.         Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran.
3.         Siswa menyimak klarifikasi guru wacana acara pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Termasuk memberikan kegiatan bersama orangtua,yaitu :meminta orangtua untuk menceritakan wacana tari tempat yang pernah mereka pelajari ketika masih kecil.
4.        Siswa menyimak kisah motivasi wacana pentingnya sikap Disiplin, kerjasama, dan syukur
5.        Siswa menyanyikan lagu ‘pambatangan’
6.      Siswa melaksanakan operasi semut untuk menjaga kebersihan
  kelas.
7.         Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang siswa.
15 Menit

JIKA MEMBUTUHKAN SILAHKAN DOWNLOAD CONTOH RPP KURIKULUM 2013 SD, SMP, SMA, Sekolah Menengah kejuruan REVISI 2017 - KLIK DISINI

Atau bagi guru yang belum tahu, silahkan download Panduan Penyusunan RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 - COMOT DISINI

No comments:

Post a Comment